Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan pihaknya masih membeli gas, minyak, dan batubara dari Rusia.
"Kami telah bersiap untuk membeli gas di tempat lain, kami telah melakukan itu dan terus melakukan itu," kata Scholz pada Kamis (3/3), seperti dikutip
ANI News.
Scholz menekankan bahwa keputusan untuk menangguhkan pipa gas Nord Stream 2 juga tepat waktu.
Keputusan untuk menangguhkan proyek pipa gas Nord Stream 2 dilakukan sebagai tanggapan atas invasi Rusia ke Ukraina. Proyek tersebut menghubungkan gas dari Rusia ke Jerman.
Rusia sendiri menjadi pemasok utama gas untuk negara-negara Eropa.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: