Perusahaan pada Senin (28/2) mengatakan, masa inap yang disediakan oleh Airbnb akan didanai oleh Dana Pengungsi Airbnb.org dan sumbangan tuan rumah.
Hal itu disampaikan oleh Airbnb lewat surat yang dikirim kepada para pemimpin Eropa, untuk menawarkan dukungan bagi para pengungsi. Negara-negara tersebut adalah Jerman, Hongaria, Polandia, dan Rumania.
"Kami tahu bahwa tuan rumah dan tamu di Airbnb di seluruh dunia akan bersemangat untuk berdiri dan membantu upaya besar-besaran ini dalam membantu mereka yang melarikan diri dari Ukraina," kata perusahaan, seperti dikutip
Associated Press.
Dalam beberapa hari mendatang, Airbnb dan Airbnb.org akan membagikan detail tambahan tentang bagaimana tuan rumah dan komunitas yang lebih luas dapat mendukung inisiatif ini, termasuk dengan menawarkan masa inap gratis atau diskon.
Menurut Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi Filippo Grandi, lebih dari 500 ribu pengungsi telah meninggalkan Ukraina sejak Rusia menginvasi negara itu pada Kamis (24/2).
PBB memperkirakan totalnya akan mencapai 4 juta dalam beberapa minggu mendatang.
Pengungsi terbanyak, yaitu lebih dari 280 ribu, tiba di Polandia. Kereta api terus membawa pengungsi ke kota perbatasan Przemysl.
BERITA TERKAIT: