Dari laporan
Kyiv Independent, Putin tampaknya akan menarik sekutunya, Belarus, untuk ikut dalam invasi ke Ukraina.
Hal itu diperkuat dengan laporan yang menyebut pesawat angkut Ilyushin Il-76 lepas landas pada Senin (28/2) pukul 5 waktu setempat untuk membawa pasukan terjun payung Belarus ke Ukraina.
Desas-desus mengenai keterlibatan resmi Belarus dalam perang mulai beredar pada Minggu (27/2), hari keempat perang habis-habisan Rusia di Ukraina.
Sebuah laporan dari lingkaran diplomatik oleh jurnalis oposisi Belarus menunjukkan bahwa pasukan Belarus mungkin dikerahkan ke wilayah Kiev atau Zhytomyr untuk membantu pasukan invasi Rusia.
Laporan itu tidak dapat diverifikasi, tetapi ada indikasi lain dari aktivitas militer Belarus. Seperti pidato mantan komandan tinggi udara Belarus Valeriy Sakhashik yang mendesak semua pasukan terjun payung Belarus untuk tidak mematuhi perintah yang melanggar hukum yang akan melemparkan mereka ke dalam perang melawan negara sahabat.
Pada Minggu, ribuan warga Belarus berunjuk rasa menentang perang.
Menurut media Belarus, angkatan bersenjata negara itu memiliki hampir hampir 45.000 personel militer dan 20.000 pegawai sipil.
Di tengah kekhawatiran, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melakukan panggilan telepon dengan Presiden Belarus Alexander Lukashenko. Zelensky mengatakan Lukashenko meyakinkannya bahwa dia tidak terlibat dalam perang Rusia.
BERITA TERKAIT: