Setelah Ledakan Mobil, Muncul Insiden Ledakan Pipa Gas di Lugansk

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 19 Februari 2022, 16:46 WIB
Setelah Ledakan Mobil, Muncul Insiden Ledakan Pipa Gas di Lugansk
ILustrasi/Net
rmol news logo Dua ledakan terjadi di jaringan pipa gas di dua distrik di Lugansk. Ledakan hebat yang terjadi pada Jumat malam (18/2) waktu setempat itu sempat menggegerkan penduduk.

Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan adanya cahaya kuning yang merupkan kobaran api. Kobaran itu seperti menerangi sebagian kota, disusul dengan asap yang membumbung tinggi.

Belum ada informasi lebih detail apa penyebab ledakan dan pihak mana yang harus bertanggung jawab.  Juga belum ada informasi apakah ada korban atau fasilitas lain yang ikut terpengaruh. 

Namun, Operator Sistem Transit Gas Ukraina mengumumkan beberapa jam kemudian bahwa insiden ledakan itu sejauh ini tidak mempengaruhi pengoperasian sistem transit gas Ukraina.

Aparat mengatakan, api di lokasi pertama dapat dipadamkan dalam waktu satu jam. Kemudian dilanjutkan memadamkan api di lokasi kedua.

Hasil penemuan pertama menyebutkan bahwa pipa gas itu diledakkan di setidaknya tiga titik berbeda.

Perusahaan negara Luganskgaz mengatakan, 95 pelanggan telah terputus sementara dari pasokan gas terkait insiden tersebut.

"Mempertimbangkan banyak laporan media mengenai ledakan pipa gas di Wilayah Lugansk, kami ingin menginformasikan bahwa saat ini tidak ada transit gas melalui wilayah di lokasi kejadian. Transit gas tetap berjalan seperti biasa," perusahaan itu, seperti dikutip dari AP.

Situasi di sebagian wilayah timur Ukraina, seperti Donetsk dan Lugansk kian tegang menyusul histeria invasi Rusia ke Ukraina.

Pada Jumat (18/2) angkatan bersenjata Ukraina membombardir dua wilayah itu, dan sebuah mobil meledak di Donetsk.

Dalam beberapa minggu belakangan Donetsk dan Lugansk kerap dihujani tembakan dari angkatan bersenjata Ukraina. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA