Diungkap oleh CEO Blue Origin Bob Smith, perusahaan sudah memiliki ribuan orang yang mengantre tiket wisata luar angkasa, menunjukkan adanya permintaan yang tinggi untuk lebih banyak penerbangan New Shepard.
"Saya pikir tantangan bagi Blue saat ini adalah bahwa sebenarnya pasokan kami terbatas," ujarnya selama Konferensi Transportasi Luar Angkasa Komersial yang digelar Administrasi Penerbangan Federal (FAA) pada Kamis (17/2).
Dikutip
CNBC, Blue Origin hanya memiliki satu roket New Shepard yang mampu membawa penumpang saat ini, yaitu RSS First Step. Pada 2021 lalu, roket ini melakukan tiga penerbangan dengan membawa total 14 penumpang.
Sedangkan RSS HG Wells yang lebih tua hanya digunakan untuk kontrak kargo untuk NASA.
Meski begitu, Smith menyebut perusahaan dapat dengan mudah menggandakan roketnya tahun ini. Nantinya stiap kapsul dapat mengangkut hingga enam penumpang.
Pertengahan tahun lalu, Bezos bersama selebriti William Shatner dan pemenang lelang melakukan wisata luar angkasa, dengan harga satu kursi 28 juta dolar AS.
Harga tersebut jauh lebih mahal daripada tiket wisata luar angkasa yang dijual oleh Virgin Atlantic, milik miliarder Richard Branson, dalam pengumumannya pada Rabu (16/2).
BERITA TERKAIT: