Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian mengatakan, jaminan bagi Bawat untuk memenuhi kewajiban mereka juga menjadi penting.
"Pencabutan beberapa sanksi dengan sendirinya dapat diterjemahkan menjadi itikad baik. Sementara yang di atas kertas itu bagus, tapi itu tidak cukup," kata Amirabdollahian, seperti dikutip
Reuters, Sabtu (6/2).
“Kami menuntut jaminan di bidang politik, hukum, dan ekonomi. Kesepakatan tertentu telah tercapai," tambahnya.
Pada Jumat (4/2), AS memulihkan keringanan untuk mengizinkan proyek kerja sama nuklir internasional, karena pembicaraan tidak langsung AS-Iran tentang menghidupkan kembali kesepakatan nuklir memasuki tahap terakhir di Wina.
Pengabaian yang dipulihkan oleh Washington telah memungkinkan perusahaan Rusia, China dan Eropa untuk melakukan pekerjaan non-proliferasi.
BERITA TERKAIT: