Hal itulah yang dialami oleh Alon Helfgott, seorang bocah lelaki asal kota Kfar Saba, Israel bagian tengah.
Helfgott yang akan merayakan ulang tahunnya ke-12 pada pekan ini mengaku ingin selalu sehat dan tidak terinfeksi Covid-19 lagi.
Bagaimana tidak, bocah 11 tahun itu sudah tiga kali terinfeksi dengan varian yang berbeda dalam setahun, yaitu Alpha, Delta, dan sekarang Omiron.
Saat ini Helfgott tengah menjalani karantina mandiri setelah dites positif Covid-19 untuk Omicron pada pekan lalu. Ia dijadwalkan bebas karantina pada pekan depan, seperti dikutip
The Times of Israel.
Jika dibandingkan dua varian Covid-19 sebelumnya, gejala yang dialami oleh Helfgott saat ini tidak begitu parah.
"Saya baik-baik saja, merasa cukup sehat, tanpa banyak gejala tetapi di Alpha (infeksi), saya menderita demam tinggi," kata Helfgott.
"Saya mencoba menghabiskan waktu di tempat tidur atau menelepon. Benar-benar tidak ada yang bisa dilakukan," lanjutnya.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature, orang yang telah terinfeksi SARS-CoV-2 dapat terinfeksi kembali dalam satu atau dua tahun, kecuali mereka mengambil tindakan pencegahan seperti divaksinasi dan memakai masker.
Hasilnya menunjukkan bahwa risiko infeksi ulang rata-rata meningkat dari sekitar 5 persen, empat bulan setelah infeksi awal, menjadi 50 persen pada 17 bulan.
BERITA TERKAIT: