Keluhkan Buruknya Penanganan Covid di Medsos, Puluhan Warga Xian di China Ditangkap Polisi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Minggu, 09 Januari 2022, 10:24 WIB
Keluhkan Buruknya Penanganan Covid di Medsos, Puluhan Warga Xian di China Ditangkap Polisi
Pihak berwenang China memberlakukan penguncian di Kota Xian/Net
rmol news logo Puluhan warga di Kota Xian, Provinsi Shaanxi, China ditangkap oleh pihak berwenang setelah dianggap menyebarkan "rumor negatif" terkait aturan penguncian Covid-19.

Penguncian ketat yang diberlakukan oleh pemerintah China untuk membendung penyebaran virus Covid-19 telah meningkatkan kemarahan publik lantaran kurangnya akses makanan dan kebutuhan sehari-hari.

Bahkan Radio Free Asia menyebut warga dibuat kesal dengan rumah sakit yang terkadang tidak menerima mereka yang sakit karena tidak memiliki "kode hijau" pada aplikasi pelacak Covid-19.

Selain itu, banyak juga orang yang mendapatkan diagnosis kasus yang salah, membuat ribuan orang dipindahkan paksa untuk tinggal di pusat karantina.

Di media sosial, penduduk Xian mengeluh mengenai aturan penguncian yang ketat, membuat mereka sulit membeli makanan yang cukup. Bahkan tidak sedikit yang mengaku tidak memiliki uang.

Kota Xian dikunci sejak Desember 2021 setelah ditemukan klaster Covid-19 di daerah tersebut. Seluruh 13 juta penduduknya diperintahkan untuk tinggal di rumah kecuali membeli kebutuhan sehari-hari dan keadaan mendesak. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA