Hal itu disampaikan Narong dalam sebuah pernyataan, menjawab kekhawatiran sejumlah pelaku usaha wisata akan terjadinya penguncian kembali wilayah itu akibat terjadi lonjakan tajam kasus barubyang dipengaruhi varian Omicron.
"Provinsi ini akan terus menerima wisatawan di bawah program promosi pariwisata Kotak Pasir Phuket, demi menjaga keseimbangan antara pengendalian Covid-19 dan meningkatkan ekonomi," kata Narong, seperti dikutip dari
Bangkok Post, Jumat (7/1).
“Karena kami bertujuan untuk menahan Covid-19 sambil meningkatkan ekonomi, kami telah menerima permohonan agar kami tidak menutup pulau karena hal itu pasti akan mempengaruhi ekonomi provinsi lagi,†katanya.
Dia mengatakan, dari Sabtu hingga Senin, total 10.132 pengunjung asing tiba di Phuket, melonjak dari sekitar 500 per hari pada tahap awal program sandbox.
"Ini telah memberikan dorongan besar bagi ekonomi lokal," katanya.
Namub, seiring dengan ramainya kunjungan, infeksi baru juga terus bermunculan. Hal itu diakui Wakil Gubernur Provinsi Phuket, Phichet Panaphong.
"Rata-rata antara 30 dan 50 wisatawan dinyatakan positif Covid-19 setiap hari," kata Phichet.
BERITA TERKAIT: