AS: Taiwan Perlu Kembangkan Pertahanan Asimetris untuk Hadapi Ancaman China

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Kamis, 09 Desember 2021, 08:57 WIB
AS: Taiwan Perlu Kembangkan Pertahanan Asimetris untuk Hadapi Ancaman China
Militer Taiwan/Net
rmol news logo Taiwan harus mengembangkan pertahanan asimetris secara cepat untuk melindungi diri dari ancaman militer China. Pertahanan asimetris tersebut mencakup penyebaran rudal jelajah dan ranjau laut.

Berbicara di hadapan Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS pada Rabu (8/12), Asisten Menteri Pertahanan untuk wilayah Indo-Pasifik Ely Ratner mengatakan Washington juga perlu lebih proaktif dalam mendukung upaya Taiwan dengan bekerja sama dengan para pejabat mengenai konsep dan doktrin pertahanan.

“Tanpa pertanyaan, memperkuat pertahanan diri Taiwan adalah tugas mendesak dan fitur penting pencegahan,” kata Ratner, seperti dikutip Sputnik.

“Oleh karena itu, kami menghargai bahwa Presiden Tsai (Ing-wen) telah memprioritaskan pengembangan kemampuan asimetris untuk pertahanan diri Taiwan yang kredibel, tangguh, mobile, terdistribusi, dan hemat biaya," tambahnya.

Sebagai contoh pertahanan asimetris, Ratner mengutip rudal jelajah defensif, pertahanan udara jarak pendek dan menengah, ranjau laut defensif dan kemampuan komando, kontrol, intelijen, dan pengintaian tingkat lanjut.`

Ratner juga menekankan pentingnya sekutu dan mitra AS di kawasan seperti Jepang, Korea Selatan dan Australia, yang katanya memberi Washington keuntungan strategis terbesar dalam persaingan militer dengan Beijing. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA