Dikutip dari
Arab News, para migran dipulangkan menggunakan pesawat Irak Airways pada Sabtu (3/12) menuju kota Irbil di Irak utara dari Bandara Minsk, Belarus.
Menutut otoritas bandara Minsk, totalnya ada 415 orang dewasa dan empat anak-anak yang ada di dalam penerbangan Boing 747-400 tersebut.
Pemulangan para migran dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara Belarus dan Uni Eropa.
Pada Kamis (2/12), Uni Eropa memberlakukan sanksi pada Belarus dengan menuduhnya memobilisasi migran dari Timur Tengah untuk melintasi perbatasan Polandia demi menciptakan krisis.
Namun Belarus menolak tuduhan tersebut, dan mengkriik sanksi baru Uni Eropa sebagai ilegal.
Selain dipulangkan, sejumlah migran Irak juga telah kembali ke negara mereka secara sukarela karena gagal masuk ke Uni Eropa.
BERITA TERKAIT: