Gagal Masuk Uni Eropa, Ratusan Migran di Perbatasan Belarus Dipulangkan ke Irak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Minggu, 05 Desember 2021, 11:54 WIB
Gagal Masuk Uni Eropa, Ratusan Migran di Perbatasan Belarus Dipulangkan ke Irak
Migran di perbatasan Belarus dan Uni Eropa/Getty Images
rmol news logo Lebih dari 400 migran yang berada di perbatasan Belarus dan Uni Eropa akhirnya dipulangkan kembali ke Irak.

Dikutip dari Arab News, para migran dipulangkan menggunakan pesawat Irak Airways pada Sabtu (3/12) menuju kota Irbil di Irak utara dari Bandara Minsk, Belarus.

Menutut otoritas bandara Minsk, totalnya ada 415 orang dewasa dan empat anak-anak yang ada di dalam penerbangan Boing 747-400 tersebut.

Pemulangan para migran dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara Belarus dan Uni Eropa.

Pada Kamis (2/12), Uni Eropa memberlakukan sanksi pada Belarus dengan menuduhnya memobilisasi migran dari Timur Tengah untuk melintasi perbatasan Polandia demi menciptakan krisis.

Namun Belarus menolak tuduhan tersebut, dan mengkriik sanksi baru Uni Eropa sebagai ilegal.

Selain dipulangkan, sejumlah migran Irak juga telah kembali ke negara mereka secara sukarela karena gagal masuk ke Uni Eropa. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA