Direktur Darurat WHO untuk Afrika Dr Salam Gueye pada Kamis (2/12) mengatakan, tim dikerahkan ke Provinsi Gauteng, Afrika Selatan untuk meningkatkan tindakan pengawasan dan upaya pelacakan kontak.
"Kami mengerahkan tim khusus di Provinsi Gauteng untuk mendukung pengawasan dan pelacakan kontak," ujarnya, seperti dikutip
PTI.
Ia juga mengatakan, tim WHO juga telah berada di Afrika Selatan untuk mengurutkan genom.
Pada Kamis, sekitar 11.500 kasus baru Covid-19 muncul, naik dari 8.500 kasus pada sehari sebelumnya.
Angka tersebut meroket dari pertengahan November, dengan hanya 200 hingga 300 kasus Covid-19 yang dilaporkan setiap hari.
Varian Omicron pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan pada 24 November. Dua hari kemudian, 26 November, WHO menggelar pertemuan darurat dan memasukkan Omicron sebagai varian yang perlu mendapatkan perhatian.
Sejauh ini, WHO menyebut, Omicron telah terdeteksi di setidaknya 24 negara di dunia.
Di Afrika Selatan sendiri, Provinsi Gauteng yang merupakan pusat ekonomi menjadi titik penyebaran Omicron dan telah menyumbang hampir 80 persen dari infeksi selama seminggu terakhir.
BERITA TERKAIT: