Pelaku Pembantaian Parade Natal Wisconsin Mengaku Tidak Mendapat Perlakuan Manusiawi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 02 Desember 2021, 17:24 WIB
Pelaku Pembantaian Parade Natal Wisconsin Mengaku Tidak Mendapat Perlakuan Manusiawi
Polisi menyisir jalan-jalan di pusat kota Waukesha, Wis.], setelah sebuah kendaraan menabrak parade Natal yang menabrak lebih dari 20 orang pada Minggu, 21 November 2021/Net
rmol news logo Tersangka utama di balik pembantaian parade Natal Waukesha bulan lalu, yang menewaskan enam orang dan melukai 62 lainnya, mengaku bahwa dia merasa tidak diperlakukan secara manusiawi selama dirinya berada di balik jeruji besi.

Darrell Brooks Jr. 39 tahun - seorang pelanggar seks terdaftar dengan sejarah penangkapan yang panjang - telah dipenjara selama sepuluh hari sebagai tersangka utama di balik serangan November yang mematikan.

Berbicara kepada Fox News pada Rabu (1/12) dia mengatakan bahwa dia merasa diperlakuka tidak manusiawi dengan liputan kasus tersebut.

“Saya hanya merasa seperti monster – dirasuki setan,” kata Brooks kepada dua wartawan Fox News, yang dilaporkan merupakan pengunjung pertama yang dia terima di penjara sejak penangkapannya.

Dia juga mengatakan kepada jaringan berita tersebut bahwa bahkan ibunya tidak mengunjunginya sejak dia diduga mengendarai mobilnya ke kerumunan peserta parade Natal di Waukesha, Wisconsin pada 21 November lalu.

Sementara sang ibu, Dawn Woods, menyalahkan kurangnya sumber daya kesehatan mental atas serangan itu dalam sebuah surat bertanggal Rabu, mengklaim putranya tidak diberi bantuan dan sumber daya yang dia butuhkan.

Brooks memiliki catatan kriminal yang luas dan telah ditangkap kurang dari sebulan sebelum serangan karena meninju dan menabrak seorang wanita dengan mobil yang sama yang digunakan untuk menabrak peserta parade. Saat itu dia dibebaskan dengan jaminan 1.000 dolar AS tidak lama sebelum serangan parade.

Brooks telah didakwa dengan enam tuduhan pembunuhan tingkat pertama dan ditahan dengan jaminan 5 juta doalr dalam kasus terbarunya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA