Pada saat bersamaan, Filipina juga menangguhkan keputusan untuk mengizinkan masuk turis yang telah divaksinasi penuh Covid-19.
Dikutip
Al Jazeera, target vaksinasi diturunkan dari sebelumnya 15 juta suntikan karena adanya kendala logistik untuk menjangkau orang-orang di pelosok.
Target tiga juta vaksinasi per hari sendiri merupakan empat kali lipat dari rata-rata 829 ribu suntikan setiap hari pada November.
Dengan kemunculan varian Omicron, kampanye vaksinasi menjadi sangat penting.
“Lebih baik bersiap untuk efek Omicron,†kata kepala vaksinasi Carlito Galvez.
Pada Jumat (26/11), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan varian Omicron sebagai bagian dari varian yang perlu mendapatkan perhatian karena diyakini berpotensi lebih menular dan berbahaya.
Kemunculan varian Omicron sendiri membuat banyak negara mengumumkan larangan perjalanan dari sejumlah negara Afrika, termasuk Afrika Selatan yang melaporkan pertama kali varian baru tersebut.
Sekitar 35,6 juta orang atau sepertiga penduduk di Filipina telah divaksinasi lengkap. Pemerintah bertujuan untuk mengimunisasi 54 juta orang pada akhir 2021, dan 77 juta pada Maret mendatang.
BERITA TERKAIT: