Pernyataan tersebut disampaikan Prayut menanggapi pertanyaan wartawan setelah memimpin pertemuan Dewan Pertahanan pada Rabu (24/11).
"Ini tentang menjalankan negara. Kami akan tetap sejalan dengan hukum. Negara ini diganggu dengan banyak masalah yang perlu ditangani," kata perdana menteri, seperti dikutip dari
Bangkok Post, Kamis (25/11).
Namun, kata Prayut, Thailand telah membuat kemajuan yang cukup besar, seraya menambahkan bahwa pemerintah sedang berusaha untuk menarik pendapatan ke negara tersebut.
"Menjaga orang-orang berpenghasilan rendah dekat dengan hati perdana menteri," kata Prayut, merujuk pada dirinya sendiri.
Ditanya apakah dirinya akan bertahan sampai dia menyelesaikan masa jabatan empat tahunnya pada Maret 2023, Prayut mengangguk dan mengatakan dia akan melakukannya.
Bangkok akan menyelenggarakan pertemuan APEC pada 30 November hingga 3 Oktober 2022.
BERITA TERKAIT: