Kasus Baru Covid-19 Melonjak, Gibraltar Batalkan Perayaan Natal Nasional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Rabu, 17 November 2021, 16:15 WIB
Kasus Baru Covid-19 Melonjak, Gibraltar Batalkan Perayaan Natal Nasional
Spanduk informasi Covid-19 di Gibraltar/Net
rmol news logo Kemunculan kasus-kasus baru Covid-19 membuat Pemerintah Gibraltar mengambil keputusan cepat dengan membatalkan acara Natal resmi dan sangat melarang warganya mengadakan pertemuan pribadi selama empat minggu.

Menteri Kesehatan Samantha Sacramento mengatakan alasan pelarangan itu merujuk pada penambahan kasus positif yang sangat drastis baru-baru ini.

“Peningkatan drastis jumlah orang yang dites positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir adalah pengingat nyata bahwa virus ini masih sangat umum di komunitas kita dan itu adalah tanggung jawab kita semua untuk mengambil setiap tindakan pencegahan yang wajar untuk melindungi diri kita sendiri dan orang yang kita cintai,” kata Sacramento, seperti dikutip dari Russian Times, Rabu (16/11).

Gibraltar, sebuah Wilayah Luar Negeri Inggris kecil itu telah mengalami rata-rata 56 kasus Covid-19 per hari selama tujuh hari terakhir, naik dari kurang dari 10 per hari pada September.

Peningkatan kasus, yang digambarkan oleh pemerintah sebagai eksponensial itu terjadi meskipun Gibraltar memiliki tingkat vaksinasi tertinggi di dunia, di mana telah lebih dari 118 persen populasi negara itu telah melakukan vaksinasi penuh untuk mencegah Covid-19.

Seluruh populasi orang dewasa Gibraltar telah divaksinasi penuh sejak Maret, dan pemerintah juga masih mewajibkan masyarakat untuk memakai masker ketika mereka berbelanja di toko-toko atau saat menggunakan transportasi umum.

Gibraltar saat ini juga sedang membagikan dosis booster kepada orang berusia di atas 40-an, petugas kesehatan, serta kelompok rentan lainnya. Negara yang berbagi perbatasan darat dengan Spanyol tersebut juga memberikan vaksin kepada anak-anak berusia antara lima dan 12 tahun.

Sejumlah negara di dunia yang telah melakukan vaksinasi telah melaporkan lonjakan infeksi Covid-19 baru-baru ini.

Di Singapura, di mana 94 persen dari populasi yang memenuhi syarat telah disuntik, kasus dan kematian melonjak ke rekor tertinggi pada akhir Oktober, dan sejak itu sedikit mereda.

Di Irlandia, di mana sekitar 92 persen populasi orang dewasa divaksinasi lengkap, kasus Covid-19 dan kematian akibat virus meningkat dua kali lipat sejak Agustus. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA