
Langkah putra mantan pemimpin Libya Muammar Gaddafi, Saif al-Islam Gaddafi untuk mencalonkan diri dalam pemilihan presiden Libya akhirnya diikuti Komandan Tentara Nasional Libya, Khalifa Haftar.
Pengumuman tersebut disampaikan Haftar dalam sebuah pidato yang disiarkan televisi pada Selasa (16/11) waktu setempat.
“Pemilu adalah satu-satunya jalan keluar dari krisis parah yang melanda negara kita,†kata Haftar, yang diperkirakan akan mendaftar secara resmi Selasa malam di pusat pemilihan di Benghazi, seperti dikutip dari
Al-Arabiya.
Haftar mengobarkan perang terhadap faksi-faksi di barat setelah negara itu terpecah pada tahun 2014, termasuk serangan 14 bulan untuk merebut Tripoli yang ditolak oleh pemerintah yang diakui secara internasional.
Pemilihan yang akan digelar bilan depan itu dimaksudkan sebagai tonggak dalam proses politik untuk kembali menyatukan Libya, setelah berkobarnya kekacauan selama satu dekade yang muncul dari pemberontakan yang didukung NATO pada 2011 yang berujung pada penggulingan mantan Presiden Libya Muammar Gaddafi.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: