Rusia, sebagai penyedia pasokan gas terbesar di dunia, diharapkan dapat membantu kebutuhan Serbia dan memahami situasi yang sangat genting ini.
Dalam podcast yang disiarkan baru-baru ini, Presiden Aleksandar Vucic mengatakan ia memiliki agenda untuk membahas harga gas dan peningkatan pasokan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Di antara banyak masalah yang dihadapi Serbia, pasokan gas adalah masalah utama yang harus diselesaikan segera.
“Saya yakin kami akan menemukan solusi untuk tiga hal yang berkaitan dengan gas. Harga, jumlah, dan peningkatan pasokan. Kami saat ini membutuhkan lebih banyak gas," ujar Vucic, seperti dikutip dari
TASS, Minggu (14/11).
Serbia biasanya menghabiskan 1,1 miliar meter kubik gas, tetapi jumlah itu tidak memenuhi kebutuhan seiring kemajuan Serbia dalam sektor ekonomi.
"Sekarang kami
menggunakan 2,7 miliar. Kami harus mencapai kesepakatan tentang
peningkatan pasokan gas, karena ekonomi kami tumbuh paling cepat di
Eropa," lanjut Vucic.
Vucic sangat optimis akan sambutan baik Rusia yang selama ini selalu memahami situasi kritis Serbia. Ia berharap kali ini Rusia juga akan memahami situasinya dan bersedia memberikan pasokannya, merujuk pada pernyataan Wakil Perdana Menteri Rusia Yuri Borisov Oktober lalu yang berharap kontrak jangka panjang pasokan gas Rusia ke Serbia dapat ditandatangani pada akhir 2021.
BERITA TERKAIT: