Begitu yang dikatakan oleh Menteri Luar Negeri Afghanistan Aamir Khan Muttaqi dalam sebuah forum pada Senin (11/10), seperti yang dilaporkan
Reuters.
"Masyarakat internasional perlu mulai bekerjasama dengan kami. Dengan ini kita akan dapat menghentikan ketidakamanan dan pada saat yang sama kita akan dapat terlibat secara positif dengan dunia," ujarnya.
Muttaqi mengatakan pemerintah Imarah Islam Taliban bergerak dengan hati-hati, tetapi masyarakat internasional tidak dapat berharap Taliban menyelesaikan reformasi hanya dalam kurun waktu beberapa minggu.
"Mereka memiliki banyak sumber keuangan dan mereka memiliki dukungan dan dukungan internasional yang kuat, tetapi pada saat yang sama Anda meminta kami untuk melakukan semua reformasi dalam dua bulan?" jelasnya.
Pemerintahan baru Afghanistan yang dipegang oleh Taliban mendapatkan banyak kecaman, khususnya terkait hak anak perempuan untuk mendapatkan pendidikan.
Bulan lalu, Taliban melarang anak perempuan di atas kelas enam untuk kembali ke sekolah.
Sejauh ini Taliban menolak memberikan alasan untuk mengizinkan anak perempuan kembali ke sekolah menengah, salah satu tuntutan utama masyarakat internasional.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan Taliban telah melanggar janji untuk menjamin hak-hak perempuan dan anak perempuan. Guterres menekankan, Taliban tidak bisa mendapatkan ekonomi jika perempuan dilarang bekerja.
"Alih-alih tekanan, dunia harus bekerja sama dengan kita," pungkas Muttaqi.
BERITA TERKAIT: