Begitu yang dikatakan oleh Wakil Menteri Pertahanan AS Colin Kahl dalam sebuah konferensi militer di Lithuania pada Jumat lalu (17/9).
"Di tahun-tahun mendatang, Rusia mungkin benar-benar mewakili tantangan keamanan utama yang kita hadapi dalam domain militer untuk AS dan tentu saja untuk Eropa," ujarnya.
Kahl mengatakan, Rusia adalah musuh yang semakin tegas dan memiliki tekad kuat untuk meningkatkan pengaruh global, serta memainkan peran pengganggu di panggung global, termasuk dengan memecah belah Barat.
Sementara China menjadi ancaman jangka panjang, Kahl menyebut, Rusia kemungkinan merupakan masalah besar untuk jangka pendek jika dilihat dari perilakunya di Eropa, Timur Tengah, Asia, hingga dunia maya.
"Terlalu sering, Moskow mengikis transparansi dan prediktabilitas, menggunakan kekuatan militer untuk mencapai tujuannya, mendukung kelompok proksi untuk menabur kekacauan dan keraguan, merusak tatanan internasional berbasis aturan," jelas pejabat Pentagon itu.
"Amerika Serikat terus memantau dengan cermat. Aktivitas militer Rusia di sepanjang sisi timur NATO dan di wilayah Laut Hitam," imbuh dia.
Meski begitu, Kahl mengatakan, AS juga tidak mengesampingkan opsi untuk melanjutkan dialog dengan Rusia jika Moskow mengubah perilakunya.
BERITA TERKAIT: