Taliban Tuntut Warga Kabul Serahkan Senjata dan Properti, Mereka yang Melanggar akan Ditindak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Minggu, 29 Agustus 2021, 07:54 WIB
Taliban Tuntut Warga Kabul Serahkan Senjata dan Properti, Mereka yang Melanggar akan Ditindak
Taliban/Net
rmol news logo Taliban memberikan tenggat waktu satu pekan kepada warga Kabul untuk menyerahkan senjata dan properti pemerintah ke kelompok itu.

"Semua orang Kabul yang memiliki senjata, amunisi, dan properti pemerintah lainnya diberi tenggat waktu satu pekan untuk menyerahkannya kepada Taliban," kata jurubicara Taliban, Zabihullah Mujahid di Twitter pada Sabtu (28/8).

Ia juga mengatakan mereka yang melanggar akan ditindak.

Taliban merebut Kabul dan mengambil alih kendali negara pada 15 Agustus setelah Presiden Ashraf Ghani kabur ke luar negeri. Itu terjadi menjelang tenggat waktu penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) dari Afghanistan pada 31 Agustus.

Situasi itu menciptakan kepanikan yang memicu proses evakuasi besar-besaran di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul. Selain staf diplomatik dan warga negara asing, banyak warga Afghanistan, terutama mereka yang bekerja pada pemerintah dan misi asing, berusaha melarikan diri dari Kabul.

Pada Kamis malam (26/8) waktu setempat, dua ledakan bom bunuh diri terjadi di sekitar bandara Kabul. Serangan yang dilakukan oleh ISIS-K itu membuat lebih dari 170 orang, termasuk 13 tentara AS,meninggal dunia.

Sehari setelahnya, Jumat (27/8), pasukan AS melancarkan serangan pesawat tak berawak ke ilayah Nangarhar, Afghanistan Timur yang menyasar kelompok ISIS. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA