Klaim itu diungkap oleh Oli dalam sebuah acara di kediamannya untuk memperingati Hari Yoga Internasional pada 21 Juni lalu, seperti dimuat
The Independent.
"Yoga berasal dari Nepal, bukan di India. Pada saat yoga muncul, tidak ada keberadaan India karena dibagi menjadi faksi-faksi," ujarnya.
Ia mengatakan, walaupun yoga berasal dari Nepal, namun India berhasil membuatnya populer dan mengklaimnya ke seluruh dunia.
"Yoga berasal dari Nepal tetapi kami tidak dapat membuatnya populer karena kami tidak pernah memberikan penghargaan kepada orang-orang kudus kami yang menciptakannya. Kami selalu berbicara tentang kontribusi profesor kami," jelasnya.
Berdasarkan resolusi PBB 2014, 21 Juni dinyatakan sebagai Hari Yoga Internasional setelah mendapat dukungan dari 175 negara anggota.
Usulan tersebut pertama kali diperkenalkan oleh Perdana Menteri India Narendra Modi, yang juga seorang praktisi yoga, dalam pidatonya pada pembukaan Majelis Umum ke-69.
"Yoga adalah hadiah tak ternilai dari tradisi kuno kita," kata Modi ketika itu.
BERITA TERKAIT: