Begitu yang disampaikan oleh Komandan Angkatan Darat AS Jenderal Austin Miller dalam konferensi pers di markas besar pasukan asing di Kabul pada Selasa (29/6).
"Perang saudara tentu saja merupakan jalan yang dapat divisualisasikan. Itu harus menjadi perhatian dunia," ujar Miller.
Mantan kapten Delta Force menyoroti serangan Taliban baru-baru yang berhasil merebut lebih dari 100 distrik di Afghanistan.
Ia mengatakan, setelah 20 tahun berada di Afghanistan, AS tidak dapat memaksakan solusi militer tetapi malah mencari penyelesaian politik kompromi.
"Ini adalah penyelesaian politik yang membawa perdamaian ke Afghanistan. Dan itu bukan hanya 20 tahun terakhir. Ini benar-benar 42 tahun terakhir," kata Miller, dikutip dari
Times.
Surat kabar itu mencatat bahwa para pejabat AS mengharapkan seluruh penarikan pasukan akan selesai dalam waktu kurang dari sepekan, pada hari libur nasional 4 Juli.
Miller sendiri menghindari komitmen pada tanggal tersebut dan hanya mengacu pada batas waktu 11 September yang dirujuk oleh Presiden AS Joe Biden pada April.
Dari laporan
CNN, seorang pejabat senior pemerintah mengatakan sebanyak 1.000 tentara AS dapat tetap berada di Afghanistan untuk mengamankan bandara di Kabul dan kedutaan AS.
BERITA TERKAIT: