Thailand Siap Mulai Model Perjalanan Bebas Karantina Di Phuket

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 22 Juni 2021, 20:07 WIB
Thailand Siap Mulai Model Perjalanan Bebas Karantina Di Phuket
Thailand memberikan lampu hijau untuk model percontohan perjalanan bebas karantina ke salah satu tujuan wisata populer bagi turis asing di negara itu, yakni Phuket/AFP
rmol news logo Di tengah pandemi Covid-19 yang masih menghantui banyak negara dan wilayah di dunia saat ini, pihak berwenang di Thailand justru memberikan lampu hijau untuk model percontohan perjalanan bebas karantina ke salah satu tujuan wisata populer bagi turis asing di negara itu, yakni Phuket.

Ini adalah salah satu upaya pihak berwenang di Thailand untuk menghidupkan kembali ekonominya yang terpuruk, terutama di sektor pariwisata, akibat pandemi Covid-19.

Pada Selasa (22/6), Jurubicara pemerintah Thailand Anucha Burapachaisri mengatakan bahwa kabinet Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha telah secara resmi memberikan persetujuan untuk skema yang mereka sebut dengan "Phuket Sandbox".

Skema ini akan memungkinkan turis asing yang sudah divaksinasi untuk memasuki negara itu tanpa perlu menjalani karantina selama dua minggu, sebagaimana peraturan sebelumnya.

Sebelumnya pada Jumat pekan lalu, pejabat pariwisata dan anggota gugus tugas Covid-19 Thailand juga telah mengumumkan bahwa skema "Phuket Snadbox" ini akan mulai diberlakukan pada 1 Juli mendatang. Namun persetujuan resmi dari pemerintah baru diumumkan kepada publik pada hari ini (Selasa, 22/6).

Sebenarnya, skema ini telah digaungkan sejak beberapa bulan lalu, namun urung direalisasikan karena Thailand menghadapi gelombang ketiga pandemi Covid-19 pada April lalu.

Sejak saat itu, Thailand kembali memberlakukan pembatasan ketat pada kedatangan pengunjung untuk membendung infeksi Covid-19.

Namun kini, skema "Sandbox" tidak lagi sebatas wacana, melainkan rencana yang siap diimplementasikan. Pertama-tama yang akan dijadikan percontohan adalah Phuket.

Jika skema ini berjalan dengan baik di Phuket, maka pihak berwenang Thailand berencana untuk mereplikasinya di tujuan lain seperti Krabi dan Koh Samui.

Meski begitu, bukan berarti pihak berwenang di Thailand tutup mata akan risiko penularan Covid-19. Pemantauan akan terus dilakukan, termasuk menjaga agar tingkat infeksi di Phuket tetap rendah. Sebagai catatan, saat ini jumlah kasus Covid-19 mingguan di Phuket tidak lebih dari 90 kasus.

"Hingga hari ini jumlah (kasus infeksi) di Phuket masih bisa dipastikan, skema Phuket Sandbox tetap berjalan," kata Jurubicara Gugus Tugas Covid-19 Thailand Taweesin Visanuyothin pada Selasa (22/6) seperti dikabarkan Channel News Asia.

Upaya Thailand membuat sektor pariwisatanya kembali bergeliat bukan tanpa alasan. Pasalnya, sebelum pandemi melanda, pariwisata adalah sektor yang menyumbang hampir 20 persen dari pendapatan nasional Thailand. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA