Kekerasan Taliban Meningkat, Presiden Afghanistan Ganti Menteri Pertahanan Dan Menteri Dalam Negeri

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Minggu, 20 Juni 2021, 11:37 WIB
Kekerasan Taliban Meningkat, Presiden Afghanistan Ganti Menteri Pertahanan Dan Menteri Dalam Negeri
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani/Net
rmol news logo Presiden Afghanistan Ashraf Ghani telah mengganti menteri pertahanan dan menteri dalam negeri seiring dengan meningkatnya kampanye kekerasan oleh Taliban.

Lewat sebuah pernyataan pada Sabtu (19/6), kepresidenan mengumumkan Jenderal Bismillah Khan Mohammadi telah ditunjuk sebagai menteri pertahanan, menggantikan Asadullah Khalid yang telah menjabat sejak 2018.

Mohammadi sebelumnya pernah menjabat sebagai kepala staf militer usai rezim Taliban jatuh menyusul invasi Amerika Serikat (AS) pada 2021.

Selain itu, Ghani juga menunjuk Jenderal Abdul Sattar Mirzakwal sebagai menteri dalam negeri. Sebelumnya, Mirzakwal pernah memegang beberapa posisi jabatan daerah.

Dikutip dari Al Jazeera, perombakan kabinet di Afghanistan harus disetujui oleh parlemen.

Perombakan dilakukan setelah terjadi peningkatan kekerasan sementara dialog perdamaian antara pemerintah dan Taliban menemui jalan buntu. Bahkan Taliban mengklaim telah merebut lebih dari 40 distrik dalam beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan perintah Presiden Joe Biden, AS menarik pasukannya dari Afghanistan paling lambat pada 11 September. Penarikan pasukan juga diikuti oleh NATO. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA