Demikian dikatakan oleh Zhang Jun, direktur China Center for Economic Studies, sebuah lembaga pemikir yang berbasis di Beijing dalam tulisannya yang dimuat di jaringan berita Asia yang berbasis di Singapura,
CNA.
Dalam komentarnya, Zhang mengingatkan, ancaman nyata bagi Amerika Serikat bukanlah kebangkitan China, tetapi dari ketidakmampuannya untuk memenuhi tantangan teknologi modern.
“Tren teknologi telah memicu preferensi yang tumbuh untuk informasi yang ‘dipersonalisasi’ dan mengikis peran tradisional organisasi berita AS dalam membentuk opini publik yang relatif netral, membuat polarisasi yang mendalam di negara itu tidak bisa dihindari,†katanya, seperti dikutip dari
Xinhua, Rabu (26/5).
“Hal ini, bersama dengan insentif baru politisi AS untuk menarik ideologis ekstrem, telah membuat hubungan AS-China terlibat dalam kemarahan, dan menghambat kemampuan para pemimpin untuk mengatasi tantangan mendesak,†kata Zhang.
Zhang mengatakan, apa yang harus difokuskan oleh para pemimpin AS adalah bagaimana memanfaatkan globalisasi dan kemajuan teknologi dan mengelola risiko yang timbul dari gangguan struktural terkait.
“Untuk tujuan ini, kerja sama yang efektif dengan China akan membantu,†demikian Zhang.
BERITA TERKAIT: