Penyebab kematiannya sendiri masih simpang siur, namun bebarapa pejabat Houthi mengatakan bahwa Shami meninggal karena komplikasi Covid-19.
Zakaria al-Shami telah dirawat di rumah sakit di ibu kota Sanaa yang dikendalikan Houthi, bersama dengan Perdana Menteri Houthi Abdulaziz bin Habtour dan pejabat Houthi lainnya yang juga telah terinfeksi.
Menteri Perencanaan Houthi, Abdulaziz Alkumaim, mengatakan dalam unggahan media sosial bahwa Shami telah meninggal, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Media Al Arabiya melaporkan bahwa pihaknya telah menerima dua laporan berbeda tentang pembunuhan al-Shami. Menurut sumber pertama, dia telah terbunuh bersama dengan para pemimpin Houthi lainnya dalam serangan oleh pesawat Koalisi Arab yang menargetkan pertemuan Houthi di Sanaa. Sumber lain mengatakan dia mungkin terbunuh dalam pembunuhan oleh tokoh Houthi lainnya di antara kelompok milisi yang didukung Iran.
Yaman terbagi antara pemerintahan berbasis Sanaa yang dikendalikan oleh Houthi, yang bersekutu dengan Iran, dan pemerintah berbasis Aden yang diakui secara internasional.
BERITA TERKAIT: