Satu lokasi sudah dipastikan akan berada di markas tim sepak bola AS Dallas Cowboys di Stadion AT&T di Arlington, Texas.
Menurut Jeffrey Zients, koordinator Covid-19 Gedung Putih, setiap lokasi nantinya akan melalukan 10.000 suntikan perhari. Prosesnya sendiri akan berlangsung pada 22 Februari mendatang.
"Pemerintah federal juga berencana untuk membuka pusat vaksinasi di wilayah New York City di Brooklyn dan Queens pada 24 Februari, yang masing-masing akan dapat memberikan sekitar 3.000 suntikan sehari," kata Zients dalam pengumuman bersama dengan Gubernur New York Andrew Cuomo, seperti dikutip dari
Reuters, Kamis (11/2).
Sementara Cuomo mengatakan, bahwa kedua lokasi vaksinasi di New York akan menerima alokasi khusus vaksin dari pemerintah federal, dan dimaksudkan untuk memberi manfaat bagi warga kulit hitam dan Latin di New York yang telah terkena pandemi.
Pekan lalu, negara bagian California juga telah mengatakan bermitra dengan FEMA untuk membuka lokasi vaksinasi massal di Los Angeles dan Oakland, sebagai bagian dari program percontohan yang dimulai oleh pemerintahan Presiden Joe Biden.
Kedua negara bagian tersebut mengatakan tujuan program itu adalah untuk memastikan orang-orang di komunitas yang kurang terlayani memiliki akses ke vaksin.
BERITA TERKAIT: