
Pemerintah Paraguay mempertimbangkan bahwa sekolah tatap muka akan dilanjutkan pada bulan Maret mendatang. Kasus harian di negara Amerika Selatan itu mengalami lonjakan pada Selasa (5/1). Membuat pemerintah harus memikirkan ulang rencana pembukaan sekolah yang semula dijadwalkan pada 11 Februari.
Kelas tatap muka secara resmi diluncurkan kembali pada 2 Maret. Sekolah diberitahu untuk mempersiapkan lingkungan belajar yang beragam, sehingga mereka yang memilih untuk mempertahankan pendidikan jarak jauh dapat melakukannya.
Pemberitahuan itu membuat banyak sekolah berlomba membuat protokol dan sistem yang diperlukan dan kemudian mengajarkannya kepada staf mereka untuk mengantisipasi dimulainya kembali kelas tatap muka.
Sekolah juga harus memeriksa kondisi fisik para guru sebelum mengijinkannya untuk kembali mengajar di kelas. Kondisi guru harus dipastikan dengan baik.
Guru yang berisiko tidak akan ditempatkan di kelas. Serikat guru, sementara itu, telah menyatakan bahwa mereka hanya akan mendukung kelas tatap muka seperti itu jika dan ketika kondisi keamanan terjamin untuk semua pihak.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: