Jérôme Salomon mengatakan, Prancis saat ini telah mencatatkan angka terkonfirmasi sebanyak 2.036.755 infeksi Covid-19, menjadikannya yang terburuk keempat di dunia untuk infeksi di belakang Amerika Serikat, India, dan Brasil.
Selain amgka kasus yang cukup tinggi, Salomon juga mengatakan saat ini jumlah rawat inap pasien Covid-19 terus meningkat tajam. Hingga senin Prancis tercatat memiliki 4.854 pasien dalam perawatan intensif yang dirawat karena virus tersebut, seperti dikutip dari
AFP, Selasa (17/11).
Korban tewas Covid-19 di negara itu sekarang mencapai 46.273. Prancis mencatat 1.217 kematian terkait Covid-19 dalam 24 jam terakhir - angka yang mencakup kematian di rumah sakit, yang mana ada 437, dan kematian di rumah perawatan, yang dihitung dua kali seminggu. Infeksi meningkat 45.422 dalam 24 jam terakhir.
Menteri Kesehatan Prancis Olivier Veran mengatakan pada hari Selasa (17/11) bahwa negara itu mendapatkan kembali kendali atas Covid-19 tetapi belum siap untuk melonggarkan penguncian nasional kedua yang diberlakukan untuk mengendalikan wabah.
Pemerintah Presiden Emmanuel Macron telah sebelumnya telah menetapkan target 1 Desember untuk mengakhiri penguncian, meskipun mungkin diperpanjang jika jumlahnya tidak mengalami penurunan.
BERITA TERKAIT: