Pankey kini harus menghadapi sejumlah dakwaan yakni pembunuhan, penculikan dan tuduhan lain dalam kematian gadis itu.
"Jonelle meninggal karena satu luka tembak di dahinya," kata Jaksa Wilayah Weld County Michael Rourke, seperti dikutip dari
AP, Rabu (14/10).
Pankey mencalonkan diri sebagai calon gubernur dari Partai Konstitusi pada 2014 dan sebagai seorang Republikan pada pemilihan pendahuluan 2018.
Hingga berita ini diturunkan Pankey tidak segera membalas telepon atau pesan dari The Associated Press, tetapi minggu lalu ia mengatakan kepada Times-News di Twin Falls, Idaho, bahwa dia dijebak dalam kasus tersebut.
Diakuinya, gadis itu pernah menjadi tetangganya, tetapi Pankey mengatakan dia hanya memiliki sedikit hubungan dengan Jonelle atau keluarganya. Kedua keluarga itu juga diketahui sering mengunjungi gereja yang sama di Greeley, Colorado.
Jonelle menghilang pada 20 Desember 1984, setelah diantar pulang oleh seorang teman dan ayah dari temannya itu.
Dia terakhir terlihat pada jam 8 malam, memasuki rumah bergaya peternakan tempat dia tinggal bersama ayahnya Jim, dan Gloria ibunya, serta saudara perempuannya.
Tetapi ketika ayahnya kembali dari menyaksikan pertandingan bola basket kakak perempuannya satu jam kemudian, Jonelle menghilang.
Kasus ini mendapat perhatian khusus dari Ronald Reagan, Presiden AS saat itu. Kebetulan peristiwa hilangnya Jonelle terjadi saat pemerintahannya meluncurkan upaya nasional untuk menemukan anak-anak hilang kala itu.
Fotonya bahkan dicetak pada karton susu di seluruh AS sebagai bagian dari proyek oleh Dewan Keamanan Anak Nasional.
"Selama lebih dari tiga dekade, hilangnya Jonelle Matthews telah meninggalkan komunitas kami dengan banyak pertanyaan yang belum terjawab dan kekosongan yang belum terisi," kata kepala departemen kepolisian Greeley, Mark Jones.
"Dengan penangkapan Steve Pankey, beberapa pertanyaan ini mulai terjawab," ungkapnya.
Jonelle dianggap hilang selama lebih dari 30 tahun sampai para pekerja yang menggali pipa pada Juli 2019 menemukan sisa-sisa manusia yang cocok dengan catatan giginya di daerah pedesaan tenggara Greeley, sebuah kota sekitar 80 kilometer utara Denver, Colorado.
Polisi kemudian menyebut kematiannya sebagai pembunuhan.
Pankey telah menjadi orang yang berkepentingan dalam kasus ini, dan tahun lalu dia menghubungi Idaho Statesman untuk menceritakan kisahnya, karena takut akan kemungkinan ditangkap.
Dia mengatakan kepada surat kabar bahwa dia ada di rumah bersama dengan istrinya pada malam saat Jonelle dinyatakan hilang, dan mobil mereka disimpan untuk perjalanan pagi hari berikutnya untuk mengunjungi keluarga di California.
Mereka lalu melakukan perjalanan dan kembali ke rumahnya enam hari kemudian pada tahun 1984, kata Pankey, dan dia mendengar berita tentang seorang anak hilang di radio.
Mantan istrinya mengatakan kepada jaksa bahwa perjalanan saat itu tidak direncanakan dan dalam perjalanan pulang Pankey terus mendengarkan berita tentang hilangnya Jonelle.
"Pankey secara tidak biasa mendengarkan radio, mencari berita tentang hilangnya Jonelle," kata mantan istrinya yang terdapat dalam isi dakwaan.
Dakwaan tersebut juga menyatakan sebuah insiden tahun 2008 di mana mantan istri Pankey mendengar dia berkata pada saat pemakaman putranya, "Saya harap Tuhan tidak membiarkan ini terjadi karena Jonelle Matthews."
Jennifer Mogensen, kakak perempuan Jonelle mengatakan kepada AP pada 2019 bahwa gadis itu kuat dan sangat mandiri.
Dalam salah satu foto keluarga, Jonelle berdiri di rumah keluarga, dengan tangan di pinggul. Di foto lain, dia menatap langsung ke kamera dengan mulut tertutup dan mata sedikit menyipit.
Di hadapan orang lain Jonelle adalah anak yang periang dan sering tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya.
BERITA TERKAIT: