Melalui panggilan telepon pada Minggu (11/10), Pashinyan mengatakan Baku terus melancarkan serangan ke Nagorno-Karabakh, terutama ibukota Stepanakert.
"Dia (Pashinyan) menyoroti penembakan yang terus menurus terhadap Stepanakert dan pelanggaran perjanjian gencatan senjata oleh angkatan bersenjata Azerbaijan," kata kantor perdana menteri.
Dimuat
Armen Press, Merkel menyatakan keprihatinannya atas perkembangan terkini situasi di Nagorno-Karabakh.
Sementara itu, Pashinyan menekankan pentingnya penerapan hak penentuan nasib sendiri oleh masyarakat Nagorno-Karabakh.
Armenia dan Azerbaijan telah menyepakati gencatan senjata atas dasar kemanusiaan yang difasilitasi oleh Rusia di Moskow pada Jumat (9/10).
Gencatan senjata tersebut dimulai pada Sabtu (10/10) pukul 12.00 waktu setempat. Tujuannya agar kedua belah pihak dapat melakukan pertukaran tawanan dan jenazah pasukan satu sama lain.
Meski telah disepakati, gencatan senjata tidak ditaati. Bahkan hingga saat ini, serangan masih terjadi satu sama lain.
BERITA TERKAIT: