Kremlin melaporkan hasil pembicaraan Vucic dengan Presiden Rusia Vladimir Putin yang juga membahas soal Kosovo.
"Serbia tetap fokus pada masalah Kosovo. Vucic memberi tahu (Putin) tentang negosiasi di Washington pada Jumat pekan lalu. Putin membenarkan bahwa Rusia tidak mengubah posisinya dalam mencari solusi yang seimbang dan kompromi yang dapat diterima di Beograd yang harus diverifikasi oleh Dewan Keamanan PBB," kata pernyataan itu, dikutip dari BIRN, Kamis (10/9).
Kemitraan strategis Rusia-Serbia juga dibahas dan Moskow sangat menghargai kontribusi Vucic.
"Kesiapan untuk lebih meningkatkan kerjasama dalam hubungan bilateral, regional dan internasional sangat ditekankan," kata pernyataan itu.
Vucic juga memberi laporan hasil pertemuannya di Gedung Putih.
Sebelumnya, Maria Zakharova, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia mengejek Vucic karena duduk di depan Presiden AS Donald Trump, membandingkannya dengan adegan dari film 'Basic Instincts'. Dia kemudian meminta maaf, mengatakan bahwa postingan Facebook-nya disalahartikan.
Publik Serbia telah mengetahui tentang pembicaraan itu lewat profil Instagram Vucic.
"Terlepas dari keparahan dan kompleksitas posisi geopolitik, keamanan militer, dan ekonominya, Serbia akan melindungi netralitas militernya dan tetap menjadi mitra sejati dan jujur bagi Federasi Rusia," tulis Vucic.
Vucic juga menyampaikan apa yang dikatakan Putin yang menegaskan kembali dukungan Rusia terhadap Serbia dalam upayanya untuk menjaga integritas territorial.
“Moskow akan mengoordinasikan kegiatan kebijakan luar negerinya dengan Serbia untuk melindungi tatanan hukum internasional,†ujar Vucic.
BERITA TERKAIT: