Di Norwegia, Menlu China Sindir Donald Trump: Tidak Seharusnya Virus Corona Dipolitisasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Jumat, 28 Agustus 2020, 10:57 WIB
Di Norwegia, Menlu China Sindir Donald Trump: Tidak Seharusnya Virus Corona Dipolitisasi
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi/Net
rmol news logo Menteri Luar Negeri China, Wang Yi mengatakan masih belum jelas dari mana virus corona muncul. Menurutnya, meski virus tersebut pertama kali dilaporkan di China, bukan berarti berasal dari sana.

Pernyataan tersebut disampaikan Wang kepada wartawan saat melakukan kunjungan ke Norwegia pada Kamis (27/8), melansir Reuters.

"Sebenarnya, selama beberapa bulan terakhir, kami telah melihat laporan yang menunjukkan virus itu muncul di berbagai belahan dunia, dan mungkin muncul lebih awal daripada di China," ujar diplomat top China tersebut.

China, kata Wang, merupakan negara pertama yang melaporkan keberadaan virus corona kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Otoritas kesehatan di Wuhan melaporkan kasus pertama Covid-19 pada Desember dan kematian pertama terkait virus pada awal Januari.

"Di mana virus pertama kali bermula dan bagaimana itu dimulai harus diserahkan kepada para ilmuwan dan ahli medis. Seharusnya tidak dipolitisasi atau distigmatisasi," tekan Wang.

Pernyataan tersebut seakan ditujukan kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang kerap menggambarkan virus corona sebagai "Virus China" atau "Virus Wuhan".

"Siapa pasien nol? Masih belum diketahui," sambungnya, merujuk pada pasien pertama yang terinfeksi virus corona baru.

Wang pada awal pekan ini tengah melakukan tur ke negara-negara Eropa. Setelah mengunjungi Belanda dan Italia, ia melakukan kunjungan pertama ke Norwegia. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA