Pernyataan tersebut disampaikan Wang kepada wartawan saat melakukan kunjungan ke Norwegia pada Kamis (27/8), melansir
Reuters.
"Sebenarnya, selama beberapa bulan terakhir, kami telah melihat laporan yang menunjukkan virus itu muncul di berbagai belahan dunia, dan mungkin muncul lebih awal daripada di China," ujar diplomat top China tersebut.
China, kata Wang, merupakan negara pertama yang melaporkan keberadaan virus corona kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Otoritas kesehatan di Wuhan melaporkan kasus pertama Covid-19 pada Desember dan kematian pertama terkait virus pada awal Januari.
"Di mana virus pertama kali bermula dan bagaimana itu dimulai harus diserahkan kepada para ilmuwan dan ahli medis. Seharusnya tidak dipolitisasi atau distigmatisasi," tekan Wang.
Pernyataan tersebut seakan ditujukan kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang kerap menggambarkan virus corona sebagai "Virus China" atau "Virus Wuhan".
"Siapa pasien nol? Masih belum diketahui," sambungnya, merujuk pada pasien pertama yang terinfeksi virus corona baru.
Wang pada awal pekan ini tengah melakukan tur ke negara-negara Eropa. Setelah mengunjungi Belanda dan Italia, ia melakukan kunjungan pertama ke Norwegia.
BERITA TERKAIT: