Seorang diplomat dari konsulat mengungkap, aksi lelaki misterius tersebut dimulai sejak Senin (10/8). Ketika itu, ia melempat batu ke mobil-mobil yang berada di tempat parkir resmi konsulat.
"Dan hampir setiap hari kejadian tersebut berulang, benar-benar terjadi setiap hari hingga kemarin (16 Agustus). Ada kerusakan pada kendaraan dan gerbang," ujar diplomat tersebut kepada
Sputnik.
"Tidak ada informasi mengenai kewarganegaraan lelaki tersebut. Dia meneriakkan ancaman kepada pegawai konsulat jenderal dan pengunjung dalam bahasa inggris. Dia mengancam akan membunuh," sambungnya.
Diplomat tersebut menuturkan, lelaki tersebut sempat ditahan oleh polisi, namun hanya beberapa waktu ia kemudian dibebaskan dan melanjutkan kembali aksinya.
"Polisi, ketika mereka dipanggil pada 10 Agustus, menahannya, tetapi setelah beberapa waktu dia kembali bebas setelah ditangkap, tidak diketahui bagaimana, dan terus melempar batu," kata diplomat itu.
Konsulat sendiri mengaku prihatin dengan kurangnya tindakan tegas yang diberikan pihak berwenang untuk melindungi misi diplomatik, apalagi dilakukan oleh pelaku yang sama.
"Kami berharap lembaga penegak hukum setempat akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keamanan kami, seperti yang tertulis dalam perjanjian internasional terkait," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: