Banyak Fasilitas Publik Hancur, Kerugian Materi Ledakan Beirut Capai Rp 73 Triliun

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Rabu, 05 Agustus 2020, 16:27 WIB
Banyak Fasilitas Publik Hancur, Kerugian Materi Ledakan Beirut Capai Rp 73 Triliun
Ledakan dahsyat di Beirut membuat banyak fasilitas publik hancur/Net
rmol news logo Ledakan dahsyat di pelabuhan Beirut pada Selasa (4/8) pukul 18.02 waktu setempat telah memakan banyak korban jiwa dan materiil.

CNN melaporkan, sudah ada sedikitnya 80 korban tewas dengan 4.000 lainnya terluka dalam tragedi tersebut. Sementara The Times of Israel menyebut, jumlah korban jiwa sudah mencapai sedikitnya 100 orang.

Gubernur Beirut, Marwan Abboud pada Rabu (5/8) mengatakan, ledakan tersebut telah mengakibatkan kerusakan senilai kisaran 3 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 47 triliun hingga 5 mililar dolar AS atau setara dengan Rp 73 triliun (Rp 14.500/dolar AS).

Beberapa fasilitas publik dilaporkan mengalami kerusakan parah. Salah satunya adalah Rumah Sakit St. George yang merupakan salah satu rumah sakit pusat di Beirut.

Menurut New York Times, kerusakan RS St. George membuat para pasien dikirim ke tempat lain. Bahkan ledakan juga menghancurkan lantai bangunan tersebut.

Selain itu, Istana Baabda yang menjadi kediaman Presiden Lebanon rusak. Istana tersebut berjarak sekitar 1,6 km dari lokasi ledakan.

Bandara juga ikut mengalami kerusakan. Selain dari masjid, gereja, sekolah, dan fasilitas lainnya.

Komplek kedutaan asing juga dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga parah. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA