Wilayah utara negara bagian itu semakin mencekam. Sebelumnya, para pekerja kesehatan telah menghadapi serangan yang meningkat akhir-akhir ini karena ketakutan para pelaku tertular corona.
Para pejabat mengatakan mereka sedang menginvestigasi peristiwa yang dianggapnya sebagai hal yang sangat tidak jelas dan tidak masuk akal. Para pekerja kesehatan di sana telah menghadapi serangan yang meningkat di Meksiko akhir-akhir ini karena ketakutan tertular corona.
Javier Guerrero, seorang pejabat tinggi pada layanan utama kesehatan masyarakat IMSS di Coahuila, menggambarkan kematian tiga perawat itu sebagai pembunuhan.
"Pembunuhan itu berlangsung saat pekerja kesehatan kami yang merupakan unsur terpenting tengah menghadapi krisis kesehatan," kata Guerrero, seperti dikutip dari
Reuters, Jumat (8/5).
Jaksa Agung Negara Bagian Coahuila Gerardo Marquez mengatakan dua atau tiga pembunuh mungkin terlibat, tapi belum ada penangkapan.
"Hingga kini belum ada bukti yang mengisyaratkan pembunuhan terkait dengan pekerjaan mereka sebagai tenaga kesehatan. Masyarakat sangat menyesal dan saya menyatakan kembali tekad negara untuk menemukan mereka yang bersalah dan menyeret mereka ke pengadilan," katanya.
Hingga hari ini, Sabtu (9/5) Meksiko melaporkan adanya kasus baru sebanyak 1.982.
BERITA TERKAIT: