Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus M Wahid Supriyadi, menyampaikan kelima mahasiswa itu berasal dari St Petersburg dab Moskow.
"Ada 5 orang semuanya mahasiwa. Tiga dari St. Petersburg, Dua dari Moskow," ujar Wahid, saat dihubungi
Kantor Berita Politik RMOL, Senin (4/5).
"Kelimanya saat ini sedang dalam perawatan. Tiga yang dari St Petersburg terpapar lebih dulu, yaitu pada Kamis pekan lalu. Kemudian yang dari Moskow, terpapar kemarin, Sabtu. Sejauh ini kondisi stabil, kemarin KBRI sempat kontak dengan yang bersangkutan," jelas Wahid.
KBRI di Moskow terus memantau perkembangan lima mahasiswa tersebut.
Di Rusia dan Belarus yang tercatat ada 1.359 WNI yang sebagian besar adalah mahasiswa dan pekerja migran yang berprofesi sebagai spa therapist.
KBRI di Moskow berusaha memberikan perlindungan terhadap WNI dengan memenuhi kebutuhan-kebutuhan selama masa pandemik. Seperti menyediakan sembako, masker, dan vitamin bagi WNI yang membutuhkan.
Rusia termasuk negara yang terdampak wabah Covid-19. Pemerintah memberlakukan status High Alert Regime.
Berdasarkan data Federal Service for Surveillance on Consumer Rights Protection and Human Wellbeing (Rospotrebnadzor) hingga 3 Mei 2020, tercatat total positif Covid-19 di Rusia sebanyak 134.687 kasus, dengan 1.280 meninggal dunia dan 16.639 orang sembuh.
Pemerintah Rusia memberlakukan masa karantina mandiri pada 28 Maret 2020 hingga 11 Mei 2020 sebagai upaya pencegahan wabah Covid-19.
BERITA TERKAIT: