Yang paling terpukul atas wabah Covid-19 dan aturan lockdown adalah Warga Makoko.
Makoko adalah lingkungan kumuh di seberang Jembatan Daratan ke-3 yang terletak di pantai daratan Lagos.
Adebola Kolawole, Ketua Cabang Palang Merah Nigeria, menyebut mereka telah mengirimkan bantuan. Setidaknya, paket-paket itu termasuk makanan pokok yang bisa memberi makan keluarga enam orang selama satu minggu.
“Kami mengirimkan bahan makanan pokok untuk enam keluarga selama satu minggu, kami melakukan ini untuk membantu meredakan ketegangan karena begitu banyak warga yang kelaparan," katanya, seperti dikutip dari
Africa News, Minggu (26/4).
"Orang-orang menderita karena aturan penguncian. Covid-19 benar-benar merusak dunia," kata Kolawole.
Negara terpadat di Afrika ini telah melaporkan 1.095 kasus virus corona dan 32 kematian, menurut penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins
“Tidak mudah berada di rumah selama lima minggu terakhir tanpa melakukan apa pun, tanpa mencari nafkah. Anda tahu, tinggal di dalam rumah Anda bosan dan tidak ada uang," ujar seorang warga.
"Sedikit yang Anda punya Anda habiskan untuk makanan, tidak ada penghasilan, ada anak-anak di rumah. Singkatnya sudah sulit. Hidup sangat sulit, tetapi bantuan ini datang pada waktu yang tepat. Saya senang," katanya.