Mulai Senin (20/3), beberapa toko seperti toko bunga, pakaian, dan toko-toko lainnya yang memiliki ukuran lebih kecil dari 800 meter persegi sudah mulai diizinkan untuk menyambut pelanggan. Itu adalah gelombang relaksasi pertama sejak pembatasan ketat pada bulan lalu.
Pembukaan beberapa toko itu merupakan hasil keputusan pertemuan Kanselir Angela Merkel dan berbagai perdana menteri negara bagian pada pekan lalu, seperti dimuat
CNA.
Tidak semua negara bagian mengangkat pembatasan secara cepat. Semua negara bagian memiliki waktunya masing-masing. Misalnya seperti Berlin yang baru akan membuka tokonya untuk waktu yang lebih lama.
Jerman di bawah kepemimpinan Merkel memang dipuji. Negara sebesar Jerman yang seharusnya terpukul hebat, bisa mengendalikan wabah virus corona baru yang menghantam Eropa habis-habisan.
Bahkan pada Jumat (17/4), Institut Kesehatan Masyarakat Roberch Koch mengumumkan, jumlah rata-rata infeksi dari satu orang yang positif telah turun di bawah satu untuk pertama kalinya.
Kabar baik juga dikatakan oleh Menteri Kesehatan Jens Spahn yang mengumumkan wabah sudah berada dalam kendali.
Hingga saat ini, Jerman sendiri memiliki jumlah infeksi sebanyak 139.897 kasus dengan 4.294 orang meninggal dunia. Jerman telah menjadi salah satu negara yang paling parah terkena Covid-19, tetapi juga salah satu yang tercepat untuk bereaksi.
BERITA TERKAIT: