AS-Kanada Perpanjang Lockdown Perbatasan, Kecuali Lalu Lintas Dagang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Minggu, 19 April 2020, 06:00 WIB
AS-Kanada Perpanjang <i>Lockdown</i> Perbatasan, Kecuali Lalu Lintas Dagang
Pintu perbatasan Kanada-Amerika Serikat ditutup/Net
rmol news logo Amerika Serikat dan Kanada telah sepakat untuk memperpanjang penguncian perbatasan selama 30 hari guna mengekang penyebaran virus corona baru.

Berdasarkan perjanjian yang disetujui oleh Washington dan Ottawa pada bulan lalu, keduanya akan menekan adanya perjalanan tidak penting di perbatasan, kecuali perdagangan.

Dikatakan oleh Perdana Menteri Kandada, Justrin Trudeau pada Sabtu (18/4), perjanjian tersebut akan berakhir pada minggu depan. Ia berharap, pengiriman pasokan medis seperti masker akan terus berjalan.

Dilaporkan Reuters, jumlah kematian akibat Covid-19 di Kanada naik 8 persen menjadi 1.346 orang meninggal dunia. Sementara jumlah infeksi naik 6 persen menjadi 32.412 kasus.

Quebec sendiri adalah pusat penyebaran infeksi yang didominasi oleh panti jompo, di mana sudah ada 805 orang meninggal dunia di sana.

Pemerintah juga pada akhirnya mengirim tentara ke sana untuk membantu mengisi kekurangan staf medis di panti jompo.

Selain Quebec, beberapa provinsi seperti British Columbia dan Saskatchewan dikabarkan telah melihat penurunan kasus, sehingga berencana untuk membuka kembali sektor bisnis.

Trudeau mengatakan, pemerintah akan mendukung bisnis bagi penduduk tetap dengan pinjaman bebas bunga sebesar 306 dolar AS. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA