Pada Rabu (8/4), sebuah pesawat yang mengangkut 90 ton bantuan kesehatan, air, dan sanitasi dari PBB telah tiba di Venezuela.
Dalam paket bantuan tersebut terdapat 28 ribu perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas kesehatan, konsentrator oksigen, tempat tidur anak, produk kontrol kualitas air dan perlengkapan kebersihan.
"Ini adalah pengiriman kemanusiaan pertama PBB untuk mendukung wabah Covis-19 Venezuela," kata Koordinator Kemanusiaan PBB untuk Venezuela, Peter Grohmann seperti dikutip
CNA.
Sementara itu, menurut perwakilan UNICEF di Venezuela, Herve Ludovic de Lys, bantuan tersebut adalah dase awal untuk membantu anak-anak, wanita, dan keluarga rentan di 14 rumah sakit, 50 klinik, dan pusat pengembangan anak yang sudah ditunjuk.
Venezuela yang merupakan salah satu negara yang terkena sanksi dari Amerika Serikat menderita krisis ekonomi yang membuat mereka kesulitan untuk mendapatkan makanan dan obat-obatan. Bahkan sekitar 5 juta orang penduduknya meninggalkan negara itu.
Saat ini, data dari Worldometers menunjukkan, Venezuela memiliki jumlah infeksi virus corona sebanyak 167 kasus dengan 9 orang meninggal dunia.
Untuk menghentikan penyebaran virus, pemerintahan Presiden Nicolas Maduro telah memberlakukan karantina nasional. Di mana sekolah, universitas, hingga perbatasan ditutup di negara Amerika Latin itu.
BERITA TERKAIT: