Kamis (2/4), Sekretaris Angkatan Laut AS, Thomas Modly mengumumkan Crozier dibebastugaskan dari tugasnya sebagai kapten kapal yang membawahi 5.000 orang pelaut.
Pengumuman itu berselang dua hari setelah surat Crozier bocor ke publik.
Dikatakan oleh Modly, Crozier telah melakukan contoh yang buruk mengingat militer AS melakukan misi yang berbahaya dan rumit. Sehingga, kebocoran apapun akan menjadi sangat berbahaya.
Modly mengatakan surat itu dikirim melalui rantai komando tetapi Crozier tidak melindungi surat itu agar tidak dirilis di luar rantai.
"Saya tidak punya informasi dan saya juga tidak menyarankan dia membocorkan informasi itu," kata Modly pada konferensi pers.
"Dia mengirimkannya dengan cukup luas, dia tidak peduli untuk memastikan bahwa itu tidak bisa bocor dan itu adalah bagian dari tanggung jawabnya," kata Modly.
"Itu meningkatkan lonceng alarm yang tidak perlu," tambahnya seperti dimuat
Reuters.
Namun, langkah tersebut dikritik oleh Senator dari Partai Demokrat, Mark Warner yang mengatakan tindakan Crozier hanyalah usaha seorang patriot untuk melakukan yang tebaik bagi krunya.
"Saya tidak tahu mengapa anda menghukum seseorang untuk itu, terutama dengan begitu banyak nyawa yang dipertaruhkan," ujarnya.
Kritikan itu juga muncul dari rival Trump, Joe Biden. Menurutnya, Crozier hanya seorang komandan yang setia pada misi keamanan nasional dan kewajibannya untuk merawat para pelautnya.
BERITA TERKAIT: