Demikian yang disampaikan oleh jurubicara pemerintah, Yoshihide Suga dalam konferensi pers harian pada Jumat (27/3).
Suga mengatakan, dalam tahap ini, Jepang tidak dalam situasi di mana memerlukan keadaan narurat nasional, seperti dimuat
Reuters.
Meski sehari sebelumnya, Perdana Menteri Shinzo Abe menggambarkan wabah ini telah menciptakan krisis nasional.
Abe sendiri sudah membentuk satuan tugas krisis yang baru, yang dipandang sebagian pihak sebagai langkah awal untuk mendeklarasikan keadaan darurat.
Data dari Johns Hopkins menunjukkan, saat ini Jepang memiliki jumlah kasus corona sebanyak 1.387 kasus dengan 47 meninggal dunia dan 359 telah pulih.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: