Kasus Corona Melonjak, McDonald Mulai Tutup Toko Di Inggris

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Senin, 23 Maret 2020, 17:52 WIB
Kasus Corona Melonjak, McDonald Mulai Tutup Toko Di Inggris
McDonald/Net
rmol news logo Perusahaan makanan cepat saji McDonald ikut kena imbas dari wabah virus corona atau Covid-19.

Setelah banyak negara yang memberlakukan social distancing dan bahkan beberapa negara menerapkan status lockdown, maka beberapa toko dan restoran, termasuk McDonald, terpaksa untuk tutup sementara.
 
Di Inggris dan Irlandia, toko-toko McDonald akan tutup mulai dari Senin (23/3).

Namun, dalam pernyataan yang diunggah oleh pihak McDonald pada Minggu (22/3) seperti dilansir Sputnik, mereka akan membuka operasi untuk melakukan distribusi makanan dan minuman dan waktu dekat bagi masyarakat setempat.

Sebelumnya, McDonald sendiri mash membuka opsi takeaway, drive-through, dan delivery yang bisa meminimalisir penyebaran virus.

Namun, pada Jumat (20/3), Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menginstruksikan agar semua tempat berkumpul publik untuk ditutup.

Sejauh ini, kasus corona di Inggris sendiri sudah mencapai lebih dair 5.000 orang dengan 233 meninggal dunia.

Sementara di Irlandia Utara, terdapat 785 kasus dengan 3 kematian. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA