Media pemerintah Irak mengutip Komandan Operasi Baghdad mengatakan bahwa jam malam akan diberlakukan sejak tengah malam hingga pulul 06:00 pagi waktu.
Langkah tersebut ditengah aksi unjuk rasa anti-pemerintah besar-besaran yang terjadi sejak beberapa waktu belakangan.
Aksi tersebut diawali oleh kemarahan warga atas pelanggaran korupsi tingkat tinggi yang luas, pengangguran massal dan layanan publik yang buruk.
Dikabarkan
The Guardian, sepanjang bulan ini saja, labih dari 200 orang telah meninggal dunia dalam demonstrasi bulan ini di Baghdad dan beberapa kota di selatan.
Meski begitu, hal tersebut tidak menciutkan nyali warga Irak. Ratusan di antara mereka tetap melanjutkan protes di Baghdad.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: