Diberitakan
Sputnik, sebelum terbakar terjadi ledakan di atas kapal. NIOC dalam situs webnya melaporkan, ada dua rudal menargetkan kapal tanker bernama Sinopa, karena sebelumnya kapal itu benar-benar stabil.
Sputnik yang juga mengutip
ISNA menjelaskan, penyelidikan sedang dilakukan karena ada indikasi serangan tersebut dilakukan oleh kelompok teroris.
Sementara itu, menurut media setempat lainnya, diketahui awak kapal langsung diamankan dan situasi di atas kapal saat ini sudah terkendali.
"Tidak ada anggota kru yang terluka akibat ledakan itu, situasinya terkendali," isi laporan
Iran Nour News mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.
Ledakan itu dilaporkan terjadi di lambung kapal dan menyebabkan kerusakan pada dua reservoir utama kapal. Akibat peristiwa ini, kapal mengalami kerusakan parah dan minyak tumpah ke Laut Merah.
Insiden ini terjadi di tengah memanasnya hubungan antara Iran dan Arab Saudi. Sebelumnya, Arab Saudi menuding Iran telah menyerang fasilitas minyak Aramco pada 14 September lalu.
Meski Iran menyanggah hal tersebut dan kelompok pemberontak Houthi mengklaim bertanggung jawab, namun Arab Saudi dan sekutunya termasuk AS tetap menyalahkan Iran.
BERITA TERKAIT: