Mantan Menhan AS: Paman Sam Harus Dukung Demonstran Hong Kong

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Selasa, 10 September 2019, 09:15 WIB
Mantan Menhan AS: Paman Sam Harus Dukung Demonstran Hong Kong
Jim Mattis/Net
rmol news logo Unjuk rasa anti pemerintah di Hong Kong bukanlah masalah internal China. Amerika Serikat setidaknya harus memberikan dukungan moral untuk para demonstran. Begitu pernyataan Mantan Menteri Pertahanan AS, Jim Mattis pada Senin (9/9).

"Ini bukan masalah internal.  Ketika orang-orang membela hak-hak itu, saya secara inheren berpikir kita harus mendukung mereka, bahkan jika itu hanya moral," ujar Mattis seperti yang dilansir oleh Channel News Asia.

Pensiunan Jenderal Marinir negeri Paman Sam ini mengatakan, secara umum AS harus berpihak pada mereka yang membela hak asasi manusia. Bagi Mattis, RUU  Ekstradisi yang berusaha dimunculkan oleh China adalah pelanggaran formula "satu negara, dua sistem".

Lebih lanjut, Mattis menjelaskan dukungan AS yang diberikan pada demonstran Hong Kong bukan berarti dengan mengirimkan kekuatan militer, namun setidaknya secara moral AS harus berdiri bersama pejuang demokrasi.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump meminta China untuk segera mengakhiri situasi mencekam di Hong Kong dengan cara "manusiawi". Trump juga menyerukan apabila situasi Hong Kong masih berlanjut, kesepakatan dagang di antara kedua negara akan sulit dicapai.

Mattis sendiri secara tiba-tiba mengundurkan diri sebagai Kepala Pentagon pada Desember lalu karena merasa tidak sejalan dengan kebijakan luar negeri yang diambil Trump.  Dalam hampir dua tahun masa jabatannya sebagai Menteri Pertahanan, Mattis telah menjalin hubungan dengan militer China karena khawatir akan hubungan kedua negara yang bisa berubah menjadi konflik. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA