Begitu tuduhan terbaru yang dilayangkan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Senin (9/9).
Dia menyebut, Iran diam-diam telah mengembangkan senjata atom di sebuah fasilitas di Abadeh, selatan kota Isfahan Iran.
"Di situs ini, Iran melakukan percobaan untuk mengembangkan senjata nuklir," kata Netanyahu seperti dimuat
Al Jazeera.
Namun dia menambahkan, setelah intelijen Israel mengetahuinya, Iran menghancurkan situs itu.
"Mereka memusnahkannya," kata Netanyahu.
Namun dia tidak merinci lebih lanjut soal tuduhan tersebut.
Iran membantah keras tuduhan Netanyahu tersebut.
Menteri Luar Negeri Iran, Javad Zarif melalui akun Twitternya menolak klaim Netanyahu. Dia menilai bahwa Netanyahu hanya mencari dalih untuk perang.
"Pemilik nuklir yang sebenarnya menangis serigala," kata Zarif, merujuk pada gudang senjata nuklir milik Israel sendiri.
"Dia (Netanyahu) dan Tim B hanya menginginkan perang," sambungnya.
Tim B yang dimaksud merujuk pada sekelompok orang di lingkaran dalam Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan berpengaruh pada pengambilan keputusannya. Mereka memiliki nama dengan awalan "B", salah satunya adalah Benjamin Netanyahu. Istilah ini kerap digaungkan oleh Iran.
BERITA TERKAIT: