Â
Para pekerja memprotes rencana merger antara otoritas bandara dan maskapai nasional.
Â
Akibat aksi mogok tersebut, sekitar 60 jadwal penerbangan terganggu di Bandara Internasional Jomo Kenyatta, yang merupakan bandata terbesar di Afrika Timur.
Â
Sementara itu, jadwal penerbangan di Bandata Mombasa, Eldoret dan Kisumu juga terganggu.
Â
Dikabarkan
BBC, pemerintah Kenya mengecam aksi mogok tersebut dan mengerahkan polisi anti huru hara ke lokasi. Mereka menggunakan gas air mata dan pentungan untuk membubarkan pekerja yang melakukan aksi mogok di bandara utama ibukota.
Â
Maskapai penerbangan nasional, Kenya Airways mengatakan situasinya membaik jelang sore hari. Penerbangan jarak jauh ke Amsterdam dan Mumbai telah kembali normal dan penerbangan domestik akan segera dilanjutkan.
Â
Sementara itu, seorang tokoh kunci yang mengorganisir aksi mogok, yakni sekretaris jenderal Serikat Pekerja Penerbangan Kenya Moss Ndiema, telah ditangkap.
BERITA TERKAIT: